Lombokxpose.com, Lombok Barat, – Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati H. Nurul Adha (UNA) menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas perjalanan pemerintahan yang telah dilalui bersama masyarakat Kabupaten Lombok Barat. Refleksi satu tahun kepemimpinan ini digelar di Giri Menang Park dan halaman Pendopo Bupati Lombok Barat, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat, Penjabat Sekda H. Akhmad Saikhu, para kepala OPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah lingkup Pemkab Lombok Barat.
Dalam sambutannya pada kegiatan Semarak Hazanah Ramadan “Ngantih Bebuke” di kawasan Alun-alun Giri Menang Park, Bupati LAZ mengungkapkan bahwa satu tahun masa kepemimpinan terasa begitu singkat karena dijalani dengan kebersamaan dan semangat kolaborasi yang tinggi.
“Kami sangat berbahagia. Tidak terasa hari ini genap satu tahun kami diberikan amanah memimpin Lombok Barat. Karena kita jalani dengan kebersamaan yang tinggi, waktu setahun itu terasa sangat singkat,” ungkapnya.
Bupati LAZ menegaskan, berbagai perubahan yang dicapai sepanjang satu tahun terakhir tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor dan strategi yang tepat di tengah keterbatasan fiskal daerah. Dua langkah utama yang ditempuh adalah mengoptimalkan sumber daya yang ada serta menggali potensi daerah secara maksimal.
“Walaupun kondisi fiskal sangat terbatas, perpaduan dua strategi tersebut mampu membawa perubahan nyata,” jelasnya.
Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan optimisme, satu tahun kepemimpinan Lazadha menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk membawa Lombok Barat menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan.
Pada kesempatan terpisah saat pemaparan refleksi di halaman Pendopo Bupati Lombok Barat, Bupati LAZ juga menyampaikan capaian visi dan misi pemerintahan Lazadha. Ia mengakui bahwa pada awal masa pemerintahan, dukungan birokrasi belum sepenuhnya solid. Namun, melalui pendekatan kerja berbasis kinerja, transparansi, dan akuntabilitas, berbagai tantangan tersebut berhasil dilalui.
“Kami menyadari dukungan birokrasi belum sepenuhnya kuat di awal. Tetapi dengan komitmen bekerja secara terbuka dan mengedepankan akuntabilitas, Alhamdulillah perubahan itu mulai dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati LAZ menambahkan bahwa capaian kinerja yang diraih selama satu tahun dapat dipertanggungjawabkan secara data. Meski demikian, pemerintah daerah tidak akan cepat berpuas diri, karena pembangunan merupakan proses berkelanjutan.
“Kami tidak akan pernah puas dengan hasil kerja hari ini. Masih banyak yang harus dibenahi dan ditingkatkan. Namun satu tahun ini telah menjadi bukti bahwa dengan komitmen, kolaborasi, dan kerja keras, perubahan itu nyata,” tegasnya.
Dalam pemaparannya, Bupati LAZ merinci berbagai capaian pembangunan tahun 2025 di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, pertanian, infrastruktur, hingga perlindungan sosial. Indikator kesehatan masyarakat menunjukkan tren positif, termasuk peningkatan usia harapan hidup, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta penurunan angka stunting. Di sektor pendidikan, rehabilitasi ruang kelas dan peningkatan penerima beasiswa bagi siswa kurang mampu terus meningkat.
Pada indikator makro ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi Lombok Barat meningkat dari 3,02 persen menjadi 4,19 persen, sementara tingkat kemiskinan menurun dari 12,65 persen menjadi 11,90 persen pada tahun 2025. Penguatan UMKM, industri, dan ketenagakerjaan juga menunjukkan hasil signifikan melalui subsidi bunga pinjaman, peningkatan akses permodalan, perputaran ekonomi UMKM, serta ribuan lowongan kerja yang tersedia melalui job fair.
Di sektor pertanian dan ketahanan pangan, pembangunan dan rehabilitasi irigasi, jalan usaha tani, hingga gudang penyimpanan tembakau terus ditingkatkan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Barat tercatat menembus 107 persen, disertai rehabilitasi pasar, pembangunan TPS pasar, serta peningkatan perlindungan sosial bagi fakir miskin, anak yatim, dan lansia.
Pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian serius, meliputi perbaikan jalan, pembangunan SPAM dan jaringan perpipaan, penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penguatan sarana perhubungan dan lingkungan hidup.
Sejumlah proyek strategis turut direalisasikan, seperti pengembangan Dermaga Pelabuhan Senggigi, penataan kawasan alun-alun kompleks Pemda Lombok Barat, revitalisasi taman kota, serta pengadaan armada pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Sepanjang tahun 2025, Lombok Barat juga berhasil meraih berbagai penghargaan atas capaian kinerja dan inovasi program pembangunan.
Melalui refleksi satu tahun kepemimpinan ini, Bupati LAZ dan Wabup UNA berharap kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah semakin menguat, seiring konsistensi menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Lombok Barat.











