Lombokexpose.com, Lombok Tengah, Mediajurnalindonesia.id- Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Barat bersama anggota DPRD Provinsi NTB turun langsung menjemput jenazah almarhum Riamin, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tempos, di kargo Bandara Internasional Lombok. 14/2/2026
Almarhum diketahui bekerja sebagai PMI nonprosedural di wilayah Malaysia Timur. Proses pemulangan jenazah ke tanah air berjalan melalui komunikasi dan koordinasi intensif yang dilakukan anggota DPRD Provinsi NTB, H. Suharto, yang kemudian berkoordinasi dengan BP3MI NTB serta Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.
Berkat sinergi dan kolaborasi tersebut, seluruh proses administrasi serta pemulangan jenazah dapat difasilitasi dengan baik hingga tiba di NTB, sebelum selanjutnya dibawa ke Desa Tempos untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Dalam kesempatan itu, H. Suharto menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah dan wakil rakyat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan terhadap warga NTB di mana pun berada, termasuk mereka yang bekerja di luar negeri meskipun berstatus nonprosedural.
“Kita hadir untuk memastikan almarhum bisa kembali ke tanah kelahirannya dan dimakamkan secara layak bersama keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, BP3MI NTB menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan fasilitasi kepada PMI asal NTB. Masyarakat juga diimbau agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi dan prosedural guna menghindari berbagai risiko hukum maupun keselamatan.
Pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa terima kasih kepada BP3MI NTB, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, serta H. Suharto dari Partai NasDem atas bantuan dan perhatian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih. Berkat bantuan semua pihak, jenazah keluarga kami bisa dipulangkan dan dimakamkan di Desa Tempos,” ungkap perwakilan keluarga dengan haru.
Pemulangan almarhum Riamin menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pelindungan PMI, dan wakil rakyat dalam memberikan pelayanan serta kepedulian kepada masyarakat NTB, khususnya para pekerja migran. (RJ)











