Lombokxpose.com, LOMBOK BARAT – Sebuah musibah kebakaran hebat menghanguskan satu unit kios sembako milik warga di Dusun Aik Jambe, Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Kebakaran yang terjadi pada Minggu ini mengakibatkan seluruh bangunan kios beserta isinya ludes terbakar, dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,05 Juli 2026.
Kronologis Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pemilik kios, Mahir, menuturkan bahwa peristiwa nahas tersebut bermula saat anaknya sedang melakukan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Sang anak tengah memindahkan BBM dari jeriken besar ke dalam botol-botol eceran berukuran 1 liter untuk dijual kembali.
Nahas, saat proses pemindahan tersebut, percikan api tiba-tiba muncul dan langsung menyambar jeriken BBM. Sifat bahan bakar yang mudah terbakar membuat kobaran api membesar dengan sangat cepat dalam hitungan detik. Api langsung menjalar ke seluruh area bangunan, melahap seluruh barang dagangan, dan tidak memberikan waktu bagi penghuni untuk menyelamatkan aset di dalamnya.
Dampak Kerugian materiil
Kebakaran ini menyisakan puing-puing bangunan yang hangus total. Adapun rincian kerugian akibat insiden ini meliputi. Satu Unit Kios Sembako beserta seluruh isi barang jualan yang habis tak tersisa.Satu Unit Sepeda Motor Honda Scoopy milik korban yang terparkir di area kios ikut hangus terbakar.
Menurut keterangan langsung dari Mahir, total kerugian materiil yang dialami keluarganya akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp400 juta lebih. Beruntung, tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden ini.
Upaya Pemadaman
Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun kewalahan karena kobaran api yang terlalu besar. Amukan si jago merah baru berhasil dikendalikan dan dipadamkan total setelah tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lombok Barat tiba di lokasi kejadian dengan armada lengkap. Petugas langsung melakukan lokalisir area agar api tidak merembet ke rumah warga di sekitarnya.
Pihak berwenang setempat mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang menjual BBM eceran, untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan standar keamanan saat mengelola bahan bakar guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari.











