Menu

Mode Gelap

Berita · 30 Jun 2026 15:33 WIB ·

Anggota DPRD NTB Didi Sumardi Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama bagi Anak Didik


 Anggota DPRD NTB Didi Sumardi Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama bagi Anak Didik Perbesar

Lombokxpose.com, MATARAM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Didi Sumardi menggelar acara silaturahmi dan dialog interaktif bersama para guru, wali murid dan komite sekolah di Lingkungan Tegal Kelurahan Selagalas Sandubaya Kota Mataram, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat sinergi dalam memajukan kualitas pendidikan di kota Mataram. Dalam pertemuan yang berlangsung di TK Yayasan Insan Mulia tersebut, diskusi mengalir hangat membahas berbagai isu krusial.

Beberapa di antaranya meliputi pemerataan fasilitas sekolah, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta evaluasi pelaksanaan program bantuan operasional pendidikan agar lebih tepat sasaran.

“Sinergi antara legislatif dan insan pendidikan sangat penting. Kami di dewan siap mengawal setiap aspirasi terkait sarana prasarana maupun kesejahteraan guru demi mencetak generasi penerus yang berdaya saing,” ujar H. Didi Sumardi saat memberikan sambutan.

Didi Sumardi berharap TK Insan Mulia mampu memberikan hal yang terbaik untuk pendidikan pada anak usia dini di kota Mataram. Menurutnya melalui pendidikan di TK, anak anak akan terbiasa melakukan praktek praktek baik untuk tumbuh kembangnya.

“Usia TK adalah usia yang memiliki kemampuan hafalan dan daya ingat yang kuat, maka potensi ini harus dimanfaatkan oleh guru maupun orang tua untuk mengembangkan bakat anak-anak”, ungkapnya.

Ia juga membeberkan fakta bahwa tingkat adaptasi antara anak-anak yang telah mengenyam pendidikan di TK sangat berbeda dengan anak-anak yang tidak pernah mengenyam pendidikan di TK. Mereka dinilai cenderung lebih percaya diri dan lebih menonjol kemampuannya dari pada anak-anak yang tidak pernah mengenyam pendidikan di TK.

Disamping itu, Didi Sumardi juga mendorong agar kurikulum pendidikan di TK lebih banyak muatan agamanya atau pembelajaran yang bernuansa Islaminya. Menurutnya Guru harus mampu membuat permainan yang bernuansa islami atau memuat nilai-nilai Islam didalamnya seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisplinan, sopan santun dan sebagainya.

“Tata krama dan akhlak dalam mengucapkan permisi ketika lewat didepan orang, mengucapkan terima kasih ketika diberikan sesuatu, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, semua itu tidak hadir dengan sendirinya tanpa pembiasaan yang dilakukan secara konsisten sejak dini di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga”, pungkasnya.

Para perwakilan sekolah menyambut baik kunjungan ini. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian dewan terhadap dunia pendidikan dan berharap dialog semacam ini dapat menjadi agenda rutin. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan merata. (Red)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

KPK Tetapkan Bupati LAZ dan Sudirman Serta Kontraktor Jadi Tersangka Kasus OTT

21 Juli 2026 - 19:43 WIB

KPK Segel Kantor Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ)

20 Juli 2026 - 15:14 WIB

5 FRAKSI DPRD LOBAR MENOLAK LKPJ BUPATI, KASTA NTB DPD LOBAR INGATKAN PARLEMEN HARUS KEMBALI KE KHITAHNYA SEBAGAI FUNGSI CONTROL

19 Juli 2026 - 22:16 WIB

ANNAHDA Gelar Manasik Akbar Umrah, Perkuat Pembinaan Jamaah dan Dukung Digitalisasi Manasik Haji di NTB

19 Juli 2026 - 21:36 WIB

Kios Sembako di Kuripan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta

5 Juli 2026 - 17:36 WIB

Dana SiLPA Mengendap 337 M, DPRD Lobar Beri Rapor Merah ke Bupati Lobar

3 Juli 2026 - 15:43 WIB

Trending di Berita